Kisah Sukses

Kisah Sukses Angel Investor

Angel Investment terbukti mampu menghasilkan triliuner baru, jutawan baru dan pengusaha baru. Bahkan bisa lebih kaya dari seorang Angel Investor itu sendiri.

Salah satu contoh adalah Bill Gates. Bill Gates menjadi orang terkaya nomor satu dunia (sekarang nomor dua) bukan hanya kekayaannya dari mengelola dan mengembangkan Microsoft, tetapi jumlah kekayaan Bill Gates dihitung berdasarkan asetnya yang bernama Saham. Saham Bill Gates di Microsoft telah menghantarkannya menjadi orang terkaya di dunia. 


Hal itu bukan tanpa sebab karena pada saat-saat tertentu Bill Gates melakukan stock split (pecah saham), yaitu ketika harga perlembar saham mencapai angka tertentu, maka perusahaan bisa saja melakukan pemecahan (split) dengan maksud agar harga perlembar saham tersebut tidak terus meroket naik yang memungkinkan kelak harga saham akan menjadi mahal dan tidak terjangkau oleh publik. 


Semisal: ketika harga awal perlembar saham adalah 1 USD, kemudian naik mencapai 5 USD perlembar, maka saham tersebut bisa displit menjadi lima lembar saham agar harga perlembarnya kembali normal menjadi 1 USD. Maka dengan cara ini si pemilik saham akan memiliki jumlah saham yang meningkat lima kali lipat. Hal itulah yang dilakukan oleh Bill Gates sehingga jumlah kekayaannya terus meningkat, bahkan ketika harga sahamnya turun drastispun, Bill Gates masih memiliki peringkat terkaya kedua di dunia karena meski harga saham perlembarnya turun, tetapi jumlah lembar saham Bill Gates sudah berlipat-lipat. Hal itulah yang kemudian dilakukan oleh banyak orang lain dan kemudian lahirlah banyak jutawan baru dan Club de Angel juga akan melakukan hal yang sama.



Sejarah Google
Pada tahun 1998, Lary Page dan Sergey Brin, dua anak remaja memiliki ide untuk membuat sebuah mesin pencari di internet yang mereka beri nama Google. Meskipun ide tersebut terbilang cukup cemerlang, namun mereka sadar bahwa usaha mereka tidak akan bisa berkembang jika tidak ada dana permodalan yang bisa membantunya berkembang. Meminjam ke bank? Jelas tidak mungkin karena mereka belum memiliki perijinan perusahaan dan belum bankable.



Hingga pada bulan September 1998 mereka mendapatkan angel investor, yakni Andi Bechtolsheim, founder dari Sun Microsystem. Andipun mengeluarkan cek untuk mereka berdua dengan nama “Google Inc.” senilai $100.000. Namun cek tersebut tidak dapat dicairkan karena mereka berdua belum memiliki legalitas perusahaan bernama Google Inc. hingga akhirnya mereka mengurus perijinan dan mendirikan secara resmi perusahaan bernama Gogle Inc. Dan cek tersebutpun cair.

Saat ini Google bernilai $200 milliar atau Rp. 2.000 trilliun. Harga saham Google pertama kali listing di NASDAQ pada tanggal 19 Agustus 2004 senilai $108,31 dan saat ini harga saham Google berada pada kisaran $500 - $700 perlembar. Sangat fantastis! Cek dari angel investor senilai $100.000 itu kini telah menjadi 20.000 kali lipat.



Sejarah QQ.com
Pada tahun 2000, Putera Li Ka Sheng menjadi angel investor di QQ.com dengan membeli 20% saham QQ.com senilai $1,1 juta. Lalu pada tahun 2011, MIH sebuah Capital Venture dari Asia Tenggara mencoba membeli 20% saham QQ.com, dan Mr Ma HUa Teng sebagai pemilik QQ.com menyatakan bahwa 20% saham QQ.com sudah dibeli oleh Putera Li Ka Sheng, dan Mr Ma Hua Teng mempersilahkan MIH untuk berhubungan langsung dengan beliau. Kemudian MIH menawar saham yang dikuasai oleh Putera Li Ka Sheng senilai $12,6 juta dan tanpa piker panjang Putera Li Ka Shengpun melepasnya.



Namun apa yang terjadi kemudian? Pada tahun 2004 QQ.com berhasil listed di Hong Kong Stock Exchange dengan nilai menjadi 7000 kali lipatnya. Saat ini market value QQ.com adalah senilai $40 milliar. Sungguh sebuah pertumbuhan yang sangat fantastis untuk sebuah bisnis bernama Social Network Services (SNS)

Dalam sebuah laporan dari Wikipedia disebutkan bahwa jumlah pengguna aktif QQ.com mencapai hampir 600 juta orang di China.

Sejarah Baidu
Baidu adalah mesin pencari di China. Mirip dengan Google. Baidu ini pernah mengalami kebangkrutan hingga perusahaan tidak dapat membayar gaji para karyawannya. Kemudian pemilik Baidu memberikan sahamnya kepada hampir 500 orang karyawannya masing-masing 1000 lembar, mulai dari manager hingga bagian cleaning service. Hingga akhirnya Baidu berkembang lagi dan beberapa kali dilakukan stock split pada sahamnya dan semua karyawan Baidu kini telah menjadi jutawan baru. Karena harga saham Baidu awalnya hanya $0,5 setelah listing di NASDAQ tahun 2005 menjadi $66 sehingga saat itu semua karyawan Baidu menjadi jutawan.



Sejarah Facebook
Siapa yang tak kenal Facebook? Jejaring sosial yang satu ini menjadi kebutuhan kita sehari-hari.  Indonesia menyumbang jutaan user dan menjadi negara dengan penguna Facebook terbanyak kedua di dunia. Lahirnya Facebook juga awalnya hanya ide kecil dari seorang anak buda bernama Mark Zuckerberg yang kini menjadi orang terkaya urutan 52 tahun ini. Lahirnya Facebook juga tak lepas dari seorang angel investor bernama Peter Till, pemilik Paypal, sebuah layanan pembayaran virtual paling popular di internet. Aset Facebook kini telah mencapai angka Rp. 800 trilliun denagn pengguna mencapai 700 juta orang di dunia (tanpa China). Dan Facebook belum melakukan IPO (Initial Public Offering) atau penjualan saham di Bursa Saham.

Langkah Peter Till yang menyuntik Facebook dengan $500.000 pada tahun 2004 tersebut kemudian diikuti oleh Bill Gates pada tahun 2007 dengan $240 juta dan disusul oleh Li Ka Sheng $180 juta.

Berikut beberapa Angel Investor untuk Facebook.










Jadi lahirnya Facebook dan berkembangnya Facebook tak lepas dari campur tangan angel investor.


_____________________________________________________________________
Club de Angel bekerjasama dengan CNL Venture, sebuah perusahaan modal ventura dari Amerika mentargetkan Unwall.net untuk bisa listed di NASDAQ pada tahun 2013. Sebelum listed di NASDAQ, Club de Angel mengajak Anda untuk bergabung menjadi micro angel investment, berinvestasi menjadi angel investment untuk Unwall.net

 

NEWSTICKER:

China Daily:Jejaring sosial Unwall.net telah mengumumkan rencana IPO di NASDAQ pada 2013 nanti dengan menggunakan metode Back Door Listing.